Kamis, 11 Agustus 2016 0 komentar
Berkenalan dgn “ CARSINOMA”
Shok ini harus segera aku akhiri ( 2 hari 2 malam, cukup yaa )
Menangislah...bersedihlah......takutlah
Lalu luruhlah dalam Doa
Tiada yang Lepas dari TanganNYA
Aku butuh menata hati...
Meskipun aku sangatlah takut...
( Yang terbayang kemudian..siksa kubur dan neraka )
Bekalku belumlah cukup, Dosaku sangatlah banyak
Astaghfirullohal’adzim....
Aku harus keluar dari gelap ini.... duniaku belum berhenti
Ada yang harus kutemui....... untuk menuntaskan penasaran di hati
Bergegas ...tapi tak perlu berlari
Menyapa kehangatan matahari......menerima support teman sejawat
Lalu aku berkonsentrasi ....Mbah google... tujuan ini
Padanya aku belajar.....tentang stroma... tyroid dan ....
berkenalan dgn carsinoma
aku mulai mengerti...aku mulai sadari
apa yang sesungguhnya terjadi
pasrah itu kata kunci..
Yaa Rahman...... Yaa Rahim
Yaa Illahi Robi
Jika mati itu baik untukku
Maka ambil aku dgn khusnul khotimah
Lapangkanlah Kuburku...
Jauhkanlah aku dari siksa kuburMU
Mudahkanlah Hisabku
Jauhkanlah aku dari Siksa NerakaMU
Dan Masukkan aku dalam SyurgaMU
Yaa Ghofar .....Yaa Aziz
Jika hidup itu baik untukku
Maka angkatlah penyakit ini dari tubuhku
Dari tubuh anak keturunanku,
dari tubuh orang orang yg menyayangiku
sembuhkanlah aku...
lalu hidupkanlah aku dengan keadaan yang lebih sehat
manfaat dan barokah
Yaa Alloh yang hidup dan matiku ada dalam genggamanMU
Aku berserah padaMU
Sesungguhnya.. ENGKAU adalah sebaik-baik tempat kembali

Medio 21 Juli 2016
0 komentar
“ TULIP “
Ruang tunggu poli terasa sesak..
Makin malam makin ramai....
Ini kontrol pertamaku...
Harus harus tetap bersabar....
Antrian masih panjang....
Sampai saatnya tiba giliran..
“ Ibu sendrian “ tanya dokter itu
“ Tidak dok, sama kakak.. maksudnya anak pertama saya “ jelasku
“ oh kalau begitu putranya disuruh ambil hasil PA di Lab ya bu” pintanya lagi
Lalu pemeriksaan dimulai...
“ bagus... lukanya sudah kering...
tapi drainnya tetap dipasang ya bu...
soalnya darahnya masih banyak tuh “ sambungnya lagi
Aku hanya bisa terdiam ..pasrah
Keadaan seketika berubah...
Lebar kertas yg dibuka dokter itu...
Merubah suasana...
Mungkin tidak banyak kata kata
Tapi terbaca jelas
ada keterkejutan nyata
Dari kerut didahinya..
Dari binar matanya
Dari bibirnya yg tertahan terbuka
“Ehm... “ dokter menghela nafas
“ Begini Ibu,, kelihatannya harus ada pemeriksaan lanjutan..”
Tegasnya hati hati sekali
“ nanti Ibu saya rujuk ke sarjito aja ya... Langsung ke poli TULIP “
Masih dengan emosi yg sangat terjaga..
TULIP...ya TULIP..
tanpa dokter jelaskanpun saya tahu maksudnya
“Oooo.. jadi ada itunya ya dokter “ kataku samar
“ Tapi ngak papa bu, nanti disana kan diperiksa lebih teliti dan ada serangkaian pengobatan yang bisa dilakukan... yang semisal kemo atau apa gitu “
Jelasnya lagi
Astaghfirullohal’adzim.....Allohukbar.
“Kira kira seberapa banyak ya dokter...” tanyaku pelan
“ Sudahlah bu kita ngak usah ngomongin tingkatan, stadium atau apa..
Yang penting Ibu tetep semangat utk Berobat..Okey “ hiburnya
Penasaranku tidak tertuntaskan
Lalu malamku berlalu dalam diam
Terus berlalu...bahkan tanpa makan malam
Disergap sepi....
Sunyi mengantarku pulang

Medio , 19 Juli 2016.
( Terimakasih kakak telah bersedia membersamai,,dan saling menguatkan hati..)
0 komentar
“Menanti Eksekusi “
Aku awali pagi ini di ruang IGD RSI
Langkah mantap hati..
apalagi kehangatan keluarga selalu membersamai
Cek sana sini..darah, jantung dan tensi
Alhamdulillah Cihuy...
“oke ... ibu mulai puasa jam sepuluh pagi “
Lalu waktu ku habiskan dengan bercanda dengan buah hati
Menit bergulir..tiada henti...
Jam ...berlalu dan aku tetap menunggu
Menanti...eksekusi...
Gelisah menyergap...panas dingin
Tak jua berujung.... ujian kesabaran
Ashar....berlalu ..magrib...terlewati...
Dan gelisah makin membuncah
“ mari bu ...giliran ibu utk operasi “
Oooh akhirnya...tiba jua yang dinanti
Dunia lalu gelap.... saatnya eksekusi.
(Medio tgl 13 juli 2016)
Jumat, 09 Mei 2014 0 komentar

Seuntai doa utk putriku

Subhanalloh....
Segala puji hanya kepada Engkau Ya Alloh,
Yang hidup dan matiku ada dalam genggamanMU
Maha suci Engkau Yaa Alloh
Maha Agung Lagi Maha Bijaksana.
Ya Allah.
Aku kirimkan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya.
Shalawat yang awalnya tidak terbatas,
yang batasnya tidak berujung,
dan akhirnya tidak berhingga.

Alhamdulillah....Ya Allah.
Telah Engkau anugerahkan kepadaku bintang pertamaku..
Yang cemerlang ( semoga sampai akhir zaman )
Penghias kehidupan.......
Yang padanya aku banyak belajar dan selalu belajar
Yang tiap shubuh kuuntau doa dan pinta pada MU
Untuknya...
untuk kelangsungan hidup anakku,
panjangkan usianya dan keberkahan dan kemanfaatan,
sehatkan badannya, akhlaknya, agamanya,
sejahterakan jiwa dan raganya,
alirkan rezekinya melalui tanganku,
hadiahkan kepadanya kecerdasan akal dan kebeningan hati.
Allohuakbar
bimbinglah aku, mendidiknya,
berbuat baik kepadanya dari sisiMu.
Jadikan putriku,
mendekatiku,
menyayangiku,
mencintaiku.
Jadikan putriku, orang yang baik dan takwa,
yang punya pandangan dan pendengaran yang taat kepadaMu,
yang mencintai dan setia kepada kekasihMu, Muhammad.
Ya Alloh..
Pertemukan putriku dgn jodoh yang Engkau berkahi
Yang akan membimbing dan membahagiakannya lahir dan batin,
Yang akan menjadikannya permaisuri rumahtangganya di dunia dan akhirat,
Yang akan menjadi sahabat dalam perjuangan menggapai KeridloanMu
Yaa Illahi Robb
Jadikan dia putri yang Sholehah
Istri yang patuh dan setia
Ibu yang sempurna utk anak-anaknya
Dan Mujahidah yang sejati
Berikan semua itu dengan petunjuk dan rahmatMu,
berikan kepada kami apa yang terbaik di dunia dan akhirat. 
Kamis, 29 Agustus 2013 0 komentar

Perihku

( Reaksi 1 )
Hari ini.....
akan kutuntaskan semua..
biar sesak ini tidak membunuhku
menyeretku 
dalam sakit yang akut..
lalu .....
membentur dinding angkuh.
aku tak peduli lagi....
hari ini akan aku akhiri...
kepatuhan yang sepi...
......tumplek blek curhatku pada suami
didengarkan dengan seksama..... lalu dengan sangat sesak kuurai semua dengan gemas
semua sudah terlanjur yah... , luka ini terlanjur terkoyak... dalam dan perih
nasi sudah menjadi bubur...
....... ( dan seterusnya )
lalu dengan enteng dia bilang....
"Ya udah.... besok pagi aku temani beli ayam...
kita masak bersama... supaya bubur itu menjadi bubur ayam istimewa...
sekarang dah malam.... istirahat dulu yuk."
ehm selalu ada yang membuatku nyaman.
Terimakasih nasihatnya sayang.... dan menenggelamkan aku dalam kasihnya.
( Reaksi II setelah collingdown )
Ketika karang menghadang..
tatkala dihadang prahara
orang lalu sibuk mencari "sebab"
kita lupa menelusur "akibat"
mana lebih penting " sebab " atau "akibat" ?
jawabnya.... " didadida "
lalu semua berlalu dalam diam
Senin, 29 April 2013 0 komentar

22 tahun...bersamamu

.....
" Saya terima nikah dan kawinnya.........
( dan seterusnya ) "
lalu semua berubah......
tidak sekedar statusnya saja yg berubah tentu,
tapi lebih dari itu......
menghalalkan yang semula diharamkan,
mengubah " aku " menjadi " kita "
mengesampingkan ego masing-masing
menguatkan rasa saling,
" membatasi " tanpa " memenjarakan "
menjaga dan melindungi,
tetapi tidak untuk menguasai....
luruh dalam kasih yang damai....
berkhikmad menyempurnakan ibadah
riak dan gelombang adalah ujian
untuk saling menguatkan....
Alhamdulillah.....
Bapak mengijinkan dan meninkahkan aku dengan pria santum,

tanggungjawab dan penyayang.......
Alhamdulillah....
Alloh SWT menganugerahkan 4 bintang,
lalu hidup menjadi seperti pelangi,
tapi jalan masih panjang..... biduk harus terus berlayar.
sambil terus belajar pada kehidupan

bersedia menua bersama.....
menyempurnakan kekhalifahan dimuka bumi ini
mendampingi tumbuh kembang anak dgn kasih sayang
lalu menghantarkan mereka pada kesuksesan dan kemuliaan hidup
menghabiskan usia dalam kedamaian.
Bismillah.....
Selasa, 23 April 2013 0 komentar

Ijinkan aku.....

Jika kau telah percayakan amanah itu untukku,...
maka beri aku ruang dan waktu..............
biarkan aku mengurai konsep,
menyusun rencana......
mengkalkulasi kekuatan......
dan memperhitungkan segala kemungkinan....
lalu biarkan tanganku mulai bergerak...
menggores....
mengepal....
meremas ......
atau meninju......
biarkan aku jalan dengan pelitaku
biarkan aku menari dengan pakemku
biarkan aku berlagu dengan symponiku
jika jalanku mulai sempoyongan dan tidak lurus lagi...
kembalikan aku pada relku...pada jalan TerangMU
lalu bila gerakku mulai ngawur .....
bimbing aku dan jangan lepaskan TanganMU
lalu..... bila parau suaraku makin sumbang....
ajari aku pada MAHA LEMBUTMU....

 
;