suatu saat aku disodori kertas bertuliskan :
Tuliskan kekurangan yg ada pada diri anda?
lalu aku mulai mengingat.. mencari cari apa yg patut aku tuliskan disana....
tertalu sulit menemukannya, bukan karena tidak ada yg pantas...
tapi malu atau malah gengsi.....
kamu harus jujur.... bisik hatiku...
tapi aku masih ragu....
lalu banyak bayangan lalulalang diotakku....
bismillah... aku mulai jujur : galak... cerewet , nyebelin, sok tau, kaku,kadang iri, sedikit pendendam.....
terus banyak lagi yang mengalir begitu saja tanpa sadar...
aku terkesiap.... ternyata banyak sekali... duh Gusti....
lalu aku lipat kertas itu.....
aku ambil kertas berikutnya... " Tuliskan kebaikan anda "
detik...menit berlalu tanpa aku tau apa yg musti aku tulis disitu....
otakku bekerja lebih keras utk mengingatnya....
tapi gak ada yg pantas aku tulis disitu sebagai suatu " kebaikan "
sahabat pernahkah mengalami hal itu....
kejujuran kadang menuntun kita untuk mengetahui lebih banyak kesalahan dan kekurangan yang ada pada kita....
bukan seberapa banyak kekurangan yang ada pada diri kita yang akan mempengaruhi kualitas diri..
kita tapi seberapa pintar kita mengelola kekurangan-kekurangan itu menjadi potensi lain yang bisa kita preasure untuk dilejitkan menjadi "sesuatu" yang tidak merugikan orang lain tapi justru bisa memberi manfaat pada orang lain dan diri kita sendiri..
kekurangan bukan untuk di"matikan" tapi untuk dikelola dengan bijak supaya " empan papan "
tidak perlu berusaha menjadi orang lain yg kita anggap baik....
jadi diri sendiri... jadi pribadi yang berkarakter tapi terkontrol dengan baik.
Begitupun terhadap kekurangan orang lain, jangan menghalangi pertemanan kita....
tapi bertoleransilah... jkerena memang tidak ada manusia yang sempurna....
berdamai dengan kekurangan diri
bertoleransi dengan kekurangan orang lain
jalan mendaki menuju puncak damai
alat menebar kemaslahatan di muka bumi
jadi mengapa masih sedih dgn kekuranganmu?
dan mengapa harus marah dgn kekurangan orang lain?
Tersenyumlah.... dunia begitu berwarna..... karena Alloh Maha Indah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar