Rabu, 12 Desember 2012 0 komentar

Engkau sebaik-baik tempat bersandar

.......Kuingin....
" banyak sekali yg ingin ku petik...
tapi kok ya belum semua ter-raih
usaha terus yo!
banyak sekali yg nunggu dijamah
tapi belum semuanya tersentuh
usaha terus......"
Dalam benakku tersusun banyak sekali keinginan yang akan dilakukan demi menyenangkan dan memuaskan banyak orang; peran multi yang terpanggul di pundakku menuntunku untuk itu.
Sebagai seorang anak... aku ingin menjadi sebaik-baik anak untuk Bapak dan Ibuku..... yg tak pernah lelah membantu mendewasakan aku... 
Sebagai seorang istri  aku sangat ingin sempurna untuk suamiku,  seorang laki-laki yang menyediakan banyak telinga untuk keluh kesahku... menyediakan bahu untukku...dan menyediakan tempat istimewa dihatinya... serta yg rela menua bersamaku dalam menuntaskan ibadah di dunia....
Sebagai seorang ibu....aku sangat ingin berarti buat anak-anakku... yg kehadirannya selalu dirindukan... yg sentuhannya selalu diharapkan... dan yang nasehatnya menyejukkan..yang mampu memberi cahaya dan energi utk kesuksesan dan kemuliaan hidup di dunia dan akhirat.
Sebagai seorang karyawati.... dengan sepenuh hati dan segenap kemampuan aku mencoba memberikan hasil yang maksimal atas tanggung jawab yg diberikan...... memcoba menjawab tantangan dan bekerjasama yg baik
dan sebagai seorang mujahidah .....saya ingin dalam hidup saya dapat bermanfaat dan bernilai bagi sesamanya.......dan menjadi sebai-baik hamba .................................................
Tapi keterbatasan menghadangku...membatasiku pada level tertentu...bahkan terkadang kami dihadapkan pada konflik kepentingan yg mengharuskanku memilih atau mendahulukan salah satu dari yg lainnya.... Astaghfirulloh.....
Apa yang terlihat baik untukku...itu belum tentu baik..begitu juga sebaliknya
Sungguh... ENGKAULAH sebaik-baik tenpat bersandar..... Allohuakbar....
0 komentar

Tukang Lapor.......!

Langit Desember  menyelimuti
menyembulkan semangat yang khas.....
aku mengenalinya dari tahun ke tahun.....
kegaduhan-kegaduhan yang ngangeni....
memaksaku terpaku dalam sepi
terpenjara di ruang sunyi......
jemari menari di atas keyboard
berhikmad pada layar putih..............
berkelana dalam diam
menembus ruang dan waktu....
memutar rekaman, melintasi jejak.....
merunut peristiwa dan membentuk cerita......
mengumpulkan kata-kata indah
merangkainya membentuk bait yang menawan
dihiasi data dalam tutur sederhana...

lugas dan mudah dibaca.
berlembar-lembar.......

begitu seterusnya.................................
dua... tiga hari belum tentu lunas
banyak jaring yg harus dilalui
banyak meja yang harus disinggahi.....dicermati
hingga lahir menjadi LAPORAN......
laporan harus segera dikumpulkan..... 
Hadeow...... 

Setelah lolos yang ini....
masih ada yang antri
Minggu, 02 Desember 2012 0 komentar

Alhamdulillah KAU tanam aku disini....



Foto: Aku beruntung memiliki mereka...
Bapak yang penyayang dan ngemong.....
telaten dan sangat perhatian ( terutama padaku ).... ihc ada yg cenburu...
Ibu yang tegas dan religius,
orator dan pendongeng yang baik ( maklum mantan guru tk )
Keluarga yng demokrat dan terbuka...
Mereka permataku yg sangat berharga
yang tak kan pernah kutujkar dengan apapun jua....
Ilove you pull.....  Yaa Alloh muliakanlah mereka.....
























Aku beruntung memiliki mereka...
Bapak yang penyayang dan ngemong.....
telaten dan sangat perhatian ( terutama padaku ).... ihc ada yg cenburu...
Ibu yang tegas dan religius,
orator dan pendongeng yang baik ( maklum mantan guru tk )
Keluarga yng demokrat dan terbuka...
Mereka permataku yg sangat berharga
yang tak kan pernah kutujkar dengan apapun jua....


Ilove you pull..... Yaa Alloh muliakanlah mereka..


Alhamdulillah...... dikaruniani umur yang panjang....
semoga manfaat........................
masih diberi kesempatan momong buyut pertama dan kedua.......
semoga kelak kami juga mendapatkan kesempatan yang sama.............


Ribuan nasihat yang kusodorkan... 


tak membuatmu bergeming.....
lalu aku serahkan semua padaNYA
sungguh hanya DIA Dzat Yang Maha Mermbolak-balik hati manusia...
Alhamdulillah Yaa Alloh, akhirnya ENGKAU tunjukkan yang benar padanya
Sempatkanlah Yaa Alloh, mudahkanlah, lancarkanlah,mampukanlah...dan
muliakanlah mereka...


Impiannya yg belum terwujud untuk ke tanah suci mudah-mudahan dapat segera ditunaikan


Yaa Alloh mampukan mereka...sempatkan mereka...sehatkan mereka dan segerakan mereka
I love You Mom dan Daddy


Alhamdulillah KAU tanan aku di sebaik-baik tempat tumbuh....semoga bernilai.



Selasa, 30 Oktober 2012 0 komentar

mana pahatanmu.....?

dari terbit matahari 
hingga terbit matahari
kuarungi gelombang godaan.....
menghimpun ikhlas.......
membentang kanvas ibadah,.........
kulukis waktu dalam pendar kilau pelangi
menoreh smangat yg memerah 
biarlah jadi pompa hidup
sebentar hanyut................membiru dalam pelukan rindu
aku terjaga mengelola usia,
memenggal kelabu...membenan sia-sia
lalu luruh dalam hijaunya lembar sajadah....
sujud yg mengalir........menghujam
lalu jingga menggodaiku...
menawarkan rona magenta.....
saatnya memutih dalam bening jiwa
bianglala metamorfosa...
berputar pada poros titahNYA
seraya pinta kutinggikan padaNYA
bimbing aku dalam jalan terang....
Selasa, 23 Oktober 2012 0 komentar

Pemimpin atau pecundang ?

Singgasana dalam genggamanmu
serdadu dan laskar betengi rapat istanamu
selaksa harap bersimpuh di kakimu
menunggu payung bijak dibentangkan
ribuan telunjuk mengarahmu...
lantangmu menjadikan putih
tapi kau pilih berguman abu-abu
terpaku membiru...
lalu menghitam dalam bisu,
Acuh pada kemungkaran yang berjelaga
melalap tiap kepingan norma
menggurita......
membiarkan lapar menyalak
kesewenangan menebas leher yang papa
dan carut marut makin perih.....bernanah
Apa engkau Lupa....?
saat lantangmu... gumanmu.... dan dalam bisumu
semua akan dipertimbangkan...!
harus dipertanggungjawabkan ...!!!
jadi.......
mengapa menggembala dalam diam?
karena demi isi perutmu...?
atau....
lantaran kemapanan yg mulai tergoyahkan?
atau....tuntutan " peran "?
atau sekedar pencitraan....
entah oleh siapa.... yang jelas dia mentertawaimu....
dia senang.... dia menang!
dia menjeratmu sebagai pecundang!
P e c u n d a n g............
Senin, 22 Oktober 2012 0 komentar

Semua tergantung stimulannya..... Ach benar juga

 





Awalnya ayah cukup galau...........,
demi mendapati perkembangan kembarku..
mereka cepet sekali hafal dengan lagu-lagu
daripada surat-surat alquran ( yang pendek-pendek tentu )
juga doa-sehari-hari...
lalu kami mulai diskusi untuk mengetahui apa yang terjadi....
kami coba memperbanyak stimulasi....
tapi ternyata tidak cukup.... 
karena stimulasi tentang lagu-lagu lebih membanjiri disetiap waktu....
padahal kebersamaan kami hanya menjelang tidur dan sesaat setelah tidur
dan kenyataannya di PAUD porsi utk hafalan surat-surat pendek 
dan doa-doa sehari-hari tak seberapa 
( dibandingkan dengan nyanyi, nari,olahraga, dan ketrampilan lainnya )
Akhirnya jawaban itu datang......
kesempatan itu kami gunakan dengan sebaik-baiknya
meskipun awalnya harus ada drama satu babak yang mengharukan
berderai air mata.... dan kadang tangis yg membuncah....
lalu bujuk rayupun mulai aku lancarkan....
terkadang harus berat diongkos....tapi tak apalah...
sekarang sudah sebulan berlalu...
dan aku melihat dengan jelas perubahan itu...
metamorfosa kembarku...
tdk hanya kosa katanya yg mulai tambah..
tapi kerangka berfikirnya juga mulai menglobal
bahkan habits dan pesannya mulai sarat makna
simak aja salah satu hafalannya
" Aku anak paud tdk takut dan malu
karena ustadzah sangat sayang padaku
Abi dan Umi silahkan kerja dulu
tiba waktu pulang, abi umi jemput aku "
Grenengannyapun mulai berubah
bukan syair lagu... tapi doa-doa dan hafalan hadist
bahkan kadang memaksa kami untuk belajar lebih banyak lagi
karena memang.... diatas langit ada langit.......
untungnya kami dibekali panduan dari TPA
Kembarku... oh kembarku
tumbuh lebih mandiri dan islami.....
benar .......ternyata semua tergantung stimulan yg diberikan kepadanya....
Makasih Ustadzah...Jazakumulloh khoiron katsiro....
0 komentar

Its... me.... real me !

Aku kecil bukan lah anak yang istimewa.... lahir dari keluarga pasangan pns yang sederhana... jauh dari mewah... apalagi bermanja-manja... aku anak ketiga dari enam bersaudara... ehm rame yaa...
Ibuku seorang pendidik yang tegas dan kreatif... meskipun kadang terkesan terlalu keras untukku...
Bapakku adalah pegawai yang disiplin dan penyayang pada keluarganya.... terutama kepadaku.( makanya saudaraku sering iri dengan kedekatan ku dengan bapak... bahkan sampai kini )
Masa kecilku juga tak terlalu spektakuler.... tak banyak prestasi yang aku miliki... dari tk.. sd.. smp... sampai spp-spma...
Kalaupun ada sedikit " kebisaan " yang aku miliki.... itu adalah olah vokal...
aku suka menyanyi ( di kamar mandi ) bahkan kadang menghabiskan beberapa puluh lagu,
aku senang baca puisi... karena bisa mengekspresikan perasaaanku lebih maksimal....
aku suka mendongeng ( karena bisa latihan beberapa peran dan karakter disitu )...
aku pernah juara pidato... karena suaraku keras, vokalnya jelas dan mantap.
Masa remajaku tak seindah pelangi....
hanya berkutat pada sekolah dan kegiatan-kegiatan yang mungkin untuk sebagian orang " membosankan"... pernah aktif di organisasi untuk mengasah kecerdasan emosi...
mengikuiti kajian-kajian keagaman untuk mengasah kecerdasan spiritual....
dan berusaha menyeimbangkan antara keduanya dalam kehidupan bermasyarakat
Selepas dari sekolah tingkat atas.... aku berusaha mencari pekerjaan.... penyibukan diri di tpa saat remaja seusiaku rame-rame berkiprah di turnamen volly.... alasannya aku memang ngak bisa dan ngak suka .....
Tenggelam dalam kegiatan sosial keagamaan di tengah hiruk pikuk dan hingar bingar pergaulan remaja....
pilihan yang tidak biasa memang....makanya kau sering dilirik... " Aneh " gumannya...
Ada satu lagi yang aneh dimata orang lain....." gak pacaran tapi langsung menikah "
dan ini menjadi pelajaran berharga buat putriku... padanya aku mengutarakan alasannya... memetikkan hikmah untuknya... untuk disematkan dalam dadanya... menjadi prinsip pergaulannya... sambil aku bisikkan doa padanya... " Perempuan yang baik pasti akan mendapatkan Laki-laki yang baik pula "
Yaa Alloh pilihkan aku laki-laki yang baik untukku...
untuk masadepanku..untuk anakcucuku...
untuk kehidupanku didunia dan diakhirat.....
karena HANYA ENGKAU LAH DZAT YG MAHA MEMILIHKAN
lalu dekatkan ia padaku... datangkan padaku...berikan padaku dan tundukkanlah hatiku padanya dengan cinta... lalu berkahilah kami "
doa itu aku baca berulang-ulang setiap habis sholat fardu...
sampai Alloh mengirimkan seorang pangeran yang datang meminangku.
Prinsip ini aku tularkan pada generasi muslimah lainnya. Gak pacaran jangan takut dibilang gak laku......
so yang masih sendiri jangan berhenti memohon padaNYA
Good luck
 ( sekelumit tentang aku.... tunggu episode berikutnya )


Selasa, 16 Oktober 2012 0 komentar

Berdamai yuks

suatu saat aku disodori kertas bertuliskan :
Tuliskan kekurangan yg ada pada diri anda?
lalu aku mulai mengingat.. mencari cari apa yg patut aku tuliskan disana....
tertalu sulit menemukannya, bukan karena tidak ada yg pantas...
tapi malu atau malah gengsi.....
kamu harus jujur.... bisik hatiku...
tapi aku masih ragu....
lalu banyak bayangan lalulalang diotakku....
bismillah... aku mulai jujur : galak... cerewet , nyebelin, sok tau, kaku,kadang iri, sedikit pendendam.....
terus banyak lagi yang mengalir begitu saja tanpa sadar...
aku terkesiap.... ternyata banyak sekali... duh Gusti....
lalu aku lipat kertas itu.....
aku ambil kertas berikutnya... " Tuliskan kebaikan anda "
detik...menit berlalu tanpa aku tau apa yg musti aku tulis disitu....
otakku bekerja lebih keras utk mengingatnya....
tapi gak ada yg pantas aku tulis disitu sebagai suatu " kebaikan "
sahabat pernahkah mengalami hal itu....
kejujuran kadang menuntun kita untuk mengetahui lebih banyak kesalahan dan kekurangan yang ada pada kita....
bukan seberapa banyak kekurangan yang ada pada diri kita yang akan mempengaruhi kualitas diri..
kita tapi seberapa pintar kita mengelola kekurangan-kekurangan itu menjadi potensi lain yang bisa kita preasure untuk dilejitkan menjadi "sesuatu" yang tidak merugikan orang lain tapi justru bisa memberi manfaat pada orang lain dan diri kita sendiri..
kekurangan bukan untuk di"matikan" tapi untuk dikelola dengan bijak supaya " empan papan "
tidak perlu berusaha menjadi orang lain yg kita anggap baik....
jadi diri sendiri... jadi pribadi yang berkarakter tapi terkontrol dengan baik.
Begitupun terhadap kekurangan orang lain, jangan menghalangi pertemanan kita....
tapi bertoleransilah... jkerena memang tidak ada manusia yang sempurna....
berdamai dengan kekurangan diri
bertoleransi dengan kekurangan orang lain
jalan mendaki menuju puncak damai
alat menebar kemaslahatan di muka bumi
jadi mengapa masih sedih dgn kekuranganmu?
dan mengapa harus marah dgn kekurangan orang lain?
Tersenyumlah.... dunia begitu berwarna..... karena Alloh Maha Indah
Selasa, 09 Oktober 2012 0 komentar

selarik doa putriku



lalu.....kutundukkan kepala dan hatiku....
anganku merayap jauh.....
menyusuri jutaan nikmat dan hikmah yang telah KAU beri....
meninggikan doa pinta penuh kesyukuran
seraya terus mengayun harap utk masa depan....
Yaa Alloh.... Illahi robb.
Terimakasih telah memilihkan ibu yang luar biasa untukku
Terimakasih telah bergembira menyambut kelahiranku
Terimakasih telah bersyukur atas kehadiranku di dunia ini
Terimakasih telah membesarkanku,....
mendidikku dan memberiku pengalaman-pengalaman yang luar biasa
Mendaki gunung, menjelajahi sawah-sawah, berlari-lari di pematang sawah, memancing di sungai, mengajariku memelihara ayam, kelinci, ikan dan burung-burung pipit yang akhirnya mati
mengajariku naik sepeda............,
mengajariku tentang banyak nama-nama, mengajariku membuat layang-layang, terompet, lampion
sering mengajakku ke toko buku dan melepaskanku disana.....berkeliaran
terimakasih mau mendengarkan pendapatku
terimakasih mau menghargai pilihanku
terimakasih memberikan kepercayaan padaku untuk menentukan apa yang aku inginkan setelah berdiskusi paaaaanjang
 “semua ada resikonya, asal tanggung jawab”, begitu katamu
aku rindu masa-masa itu......
tiba-tiba bisa bikin paduan suara di rumah, atau diskusi-diskusi tentang berbagai hal
lama kita tidak bercanda dan bermain bersama,,
hening,,,terkendali
hingga lahirlah dua pelangi di rumah kita..
memutar kembali semua kenangan itu
kau yang kembali menyanyikan lagu anak-anak,
kembali mengajarkan sebanyak-banyaknya nama,
kembali memberikan pengalaman-pengalaman hidup untuk adik-adikku
Ayah,
maaf,
maaf,
dan maaf

selamat ulang tahun yang ke-50 tahun,,,
semoga diberi umur yang bermanfaat,
ilmu yang berguna, dan rezeki yang halal,
terus berbuat yang terbaik untuk keluarga dan umat,
doa-doanya di kabulkan oleh Allah SWT dan khusnul khotimah^


“Apa yang bisa kamu lakukan sendiri, lakukan sendiri.
Jika masih harus menunggu orang lain, maka sbersabarlah” (babeku)

Minggu, 07 Oktober 2012 1 komentar

Lalu... nikmat manakah yg kau sembunyikan...?

Alhamdulillah...
Engkau hadirkan dia di bumiMu ketika semua orang sdh sangat menunggunya...
lahir karena rintihan pinta seorang Bapak yg teguh, sederhana dan tidak banyak berkata-kata
tapi memberi tauladan adalah  harga mati baginya...
bersemayam di rahim Ibu yang sangat penyayang dan perhatian
serta sangat sahaja dan pola pikir dan tutur kata..
Alhamdulillah...
Engkau hadiahkan pada keluarga yg santun dang sangat menghormati wanita
diberi kesempatan mengasah kecerdasan di bangku kuliah, melejitkan kecerdasan spiritual dalam majlis-majlis agama.. dan menajamkan kecerdasan emosional dalam organisasi
Alhamdulillah...
Engkau beri pekerjaan yang mulia dan barokah.. dengan tetap memohon BimbinganMU semoga tetap lurus dan amanah.
Alhamdulilah..
Engkau lengkapi kami dalam keluarga kecil yang bahagia....
anak-anak yang dinamis dan terjaga akhlaqnya.....
Alhamdulillah Yaa Alloh..
Semoga engkau kukuhkan kami dalam kebersamaan karena kecintaan kami KepadaMU
Semoga Engkau Jaga kami dari kemalangan dan kenistaan di dunia dan di Akherat
Yaa Alloh... berkahi hidup kami dari terbit matahari hingga terbit matahari..
Limpahi kami rizqiMu yang barokah, panjangkan tangan kami sehingga lebih pemurah
Maksimalkan manfaat kami untuk kemuliaan hidup di dunia dan di akherat
Mudahkanlah... Lancarkanlah dan Selamatkanlah...
Amien..
( untuk Ayah... selamat ulangtahun )

Rabu, 03 Oktober 2012 1 komentar

Semoga terwujud...Amien

mengayun angan.... menapaki awan....
meretas masa indah di hari tua
kembarku mulai " sekolah tenan ".. berangkat jam 7 pagi ( kadang tanpa sarapan ), menikmati pergulatan penguatan ilmu di bawah asuhan Ustadzah..... mengenal hal baru, yang kadang belum sempat kami kenalkan di rumah. Proses pembelajaran yang belum pernah kami nikmati dahulu. Ada sedikit sesal menyelinap di relung ahti kami................ dan untuk " balas dendam " kami sengaja menggiring putra-putri kami ke madrasah yang " beda". Kehausan kami semoga terlunasi pada anak-anak kami. Demi masa depan mereka dan masa tua kami.
Setelah jihad di madrasah usai, lalu di " Praktekkan " di rumah, kembarku sibuk dgn piranti dan suasana yang dibuat seolah spt ditempatnya belajar, tidak jarang saya dan suami " diusir-usir" dari suatu tempat hanya karena space itu akan digunakan untuk sekolah-sekolahan. Lalu mereka meniru habis gaya Ustadzah favorit mereka, mulai gaya tuturnya sampai gerak-geriknya.... kalau dah begini maka kami harus mau diaturnya....
aku harus mau jadi santrinya...dibimbing ....dituntun dan menirukannya
sesaat kemudian jadi uminya...
sebentar kemudian jadi utinya, dititipi anak ( boneka ), dinasehati.... dan dikasih hadiah
...lalu kami tenggelam dalam "permainan peran "
hingga larut.... tak ada lelah dirasa, dgn suka cita aku temani mereka mereka... kubayangkan masa depanku...
aku mengalir dalam imajinasinya... larut dalam rekaannya...dalam angannya.... budhe ulin... sedang kuliah di tempat jauh katanya, pakdhe azka... lagi di pondok " luar negeri " katanya
anganku terus menembus langit tujuh
membayangkan... andai ini nyata
semoga...Amien
Senin, 01 Oktober 2012 1 komentar

ketika harus memilih



tiap pilihan hendaknya lahir
dari perenungan dan pertimbangan akal sehat...
jika ceroboh dalam memilih...
bukan tidak mungkin nestapa akan menyandera
jika kita lalai ...
lara akan menyapa...
tiap-tiap pilihan ada konsekuensinya...
manis getir pastilah akan terkecap..
tiada yang mampu lolos darinya
so... bersiaplah untuk semuanya
 " jika hidup adalah pilihan,
maka sejah kita lahir di dunia 
kita akan disuguhi pilihan-pilihan 
yang kemudian akan menuntun kita pada ketetapan...
Alloh membekali kita akan untuk berfikir ....
dan menyematkan hati untuk mempertimbangkan
akan nilai yang akan kita terima dari masing-masing pilihan yang kita ambil."
Akal akan mengambil peranan penting pada saat kita akan menentukan pilihan
karena logika akan mengajari kita menimbang untung dan rugi .....
serta memprediksi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi 
akibat dari pilihan yang kita tetapkan.
... lalu hati dengan segala kehalusannya akan membisikkan mana yang baik dan mana yang buruk untuk kita, untuk sekitar kita.. untuk alam kita... kebeningan hati akan menjadi mengukur seberapa kuat keteguhan kita akan kebenaran yang diajarkan oleh sang hati....
ketajaman analisa dan keteguhan hati untuk keputusan yang benar dan baik akan membimbing kita menjadi manusia yang mulia... lalu Alloh akan menyegerakan kebaikan dan keuntungan kepada kita....
Minggu, 30 September 2012 0 komentar

metamorfosa..ku

Saat kita sedang " diabaikan "
sesungguhnya kita sedang diberi kesempatan untuk belajar
tentang indahnya " menghargai orang lain "


Ketika kita " dikasari "
sebenarnya kita sedang belajar
tentang indahnya sopan santun dan kerendahan hati


Ketika kita sedang "didlolimi "
maka pada saat yang sama kita sedang belajar tentang pentingnya " Adil "
sesungguhnya Alloh Maha Menghitung dengan seksama. ( Yaa Hakim )


tiap-tiap manusia memiliki proses " pendewasaan " yg berbeda
dengan warna yang berbeda..., dan hasil akhir yg dijamin pasti tidak sama


 terkadang " memahami " perbedaan butuh kecerdasan emosional
supaya silaturahmi tetap terjaga.....
  
0 komentar

Suara Hati

seorang pemimpin akan lebih terhormat jika selalu bersedia " mendengarkan "
bukan hanya berkata-kata saja....
suara rakyat minta didengarkan....

seorang " pengeluh" takkan mampu " menyemangati " dirinya...
apalagi berpijar untuk sekelilingnya.....
bersemangatlah tanpa keluhan

Ketika kita sedang "didlolimi "
maka pada saat yang sama kita sedang belajar tentang pentingnya " Adil "
sesungguhnya Alloh Maha Menghitung dengan seksama. ( Yaa Hakim )

Saat kita sedang " diabaikan "
sesungguhnya kita sedang diberi kesempatan untuk belajar
tentang indahnya " menghargai orang lain "

Ketika kita " dikasari "
sebenarnya kita sedang belajar
tentang indahnya sopan santun dan kerendahan hati

terkadang " memahami " perbedaan butuh kecerdasan emosional 
supaya silaturahmi tetap terjaga.....

Sahabat sejati itu....
dia ada saat kita bahagia, dan hadir dikala duka lara...
jadi "peng-gairah" keletihan kita tapi tdk mengeksploitasi.

Staf yg cerdas dan kreatif.. dibilangnya " sok tau "
Staf yg kritis dan dinamis... dibilangnya " sok jago "
staf yg tertib, bersih dan jujur... dibulangnya " sok suci "
hadeow..... gak ono enake blas.....

Suamimu/Istrimu..adalah ujian bagimu
dia bisa membimbingmu pada kemuliaan hdp yg bermartabat,
juga bisa menjebloskanmu dla kehinaan yg pekat
dia dpt membangunkanmu istana di surga atas RidloNya
tapi juga dpt menghempaskanmu dineraka.....
So menjaga biduk spy tetap lurus & lancar jalannya
dan menjaga keteguhan nahkoda supaya bijak mengayuhnya 
adalah menjadi tanggung jawab bersama
sambil selalu menaikkan doa untukNya


0 komentar

Goa Rancang Kencono


Betapa indah dan Perkasanya ENGKAU...... Yaa Alloh
pahatan kuasaMU tergambar mempesona .....
kuat... dan bersahabat... ALLOHU AKBAR
( Goa Rancang Kencono.. EpisodeJelajah Alam )
Foto: Betapa indah dan Perkasanya ENGKAU...... Yaa Alloh
pahatan kuasaMU tergambar mempesona .....
kuat... dan bersahabat... ALLOHU AKBAR
( Goa Rancang Kencono.. EpisodeJelajah Alam )
Sabtu, 29 September 2012 0 komentar

Indah dalam Perbedaana

mengapa tidak duduk bersama...lalu bicara dari hati ke hati... lalu semuanya jelas... lalu...terlalu sesak dunia ini oleh prasangka dan niat buruk..terlalu sebentar di dunia ini untuk sakit hati dan dendamayo sing tuwo.. do dienggo tuwanesing enom yo ojo rumongso biso....." antri mati dengan damai "

... setelah hitam berubah jingga...lalu lara ini dipendam dalam-dalam...dan mengukir senyum....menatap sekilas.... lalu.... menyapa lirih..oh betapa cantiknya perbedaan bila dikemas dalam kesyukuran.aku menerimamu.... setulus engkau menerima perbedaanku..( episode " beda itu rahmat " )


 
;